Tak ada lagi jalan sendiri KWI tegaskan seluruh anggota harus tegak semua

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN —Independen.com. Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) mulai memperkuat barisan organisasi dengan menyusun struktur kepengurusan dan pembagian tugas bagi seluruh anggota.
Langkah tersebut dipimpin Abdus Shomad bersama Feri Molyono. Penyusunan struktur dilakukan untuk memastikan setiap anggota memiliki posisi, tugas, dan tanggung jawab yang jelas dalam menjalankan roda organisasi.
Abdus Shomad menegaskan, struktur kepengurusan bukan sekadar formalitas. Setiap nama yang masuk dalam struktur harus memiliki komitmen untuk bekerja dan ikut membesarkan organisasi.
“Tidak ada lagi jalan sendiri-sendiri. Kita berada dalam satu organisasi, maka harus bergerak bersama, saling mendukung dan menjalankan tanggung jawab masing-masing,” tegas Abdus Shomad.
Ia menekankan bahwa kekuatan KWI berada pada kekompakan seluruh anggotanya. Karena itu, komunikasi internal, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Sementara itu, Feri Molyono menyampaikan bahwa pembentukan struktur merupakan momentum untuk membangun KWI yang lebih tertata dan solid.
“Kita tidak ingin organisasi hanya memiliki nama dan struktur. Semua harus bergerak. Yang diberikan amanah harus menjalankan tugasnya dan yang menjadi anggota harus ikut menjaga kekompakan,” tegas Feri Molyono.
Menurut Feri, perbedaan pendapat merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi. Namun, perbedaan tersebut harus diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan saling menjatuhkan.
KWI juga mendorong seluruh anggotanya untuk tetap menjunjung tinggi profesionalisme, etika jurnalistik dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai insan pers.
Dengan penyusunan struktur yang semakin jelas, KWI menargetkan organisasi dapat bergerak lebih terarah, solid dan mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak.
Pesan KWI jelas: satu organisasi, satu semangat, satu barisan—bersatu untuk membangun pers yang profesional dan berintegritas. pungkasnya SALIM NOT NINOT

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
Diduga Pakai Beton Non-Pabrikan, Proyek Jalan Madupat-Omben Senilai Miliaran Rupiah Disorot
KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Satu Dekade Tanpa Pajak, Toko Emas di Bangkalan Didemo APMP Jatim ke Polda
Dugaan Cinta Terlarang di Ruang Kerja, Oknum Kepala Puskesmas di Sampang Diamankan Polisi Usai Digerebek Suami Bawahan
Menembus Malam Demi Setetes Air, Petugas BPBD Sampang Tak Tega Lihat Ember Warga Kosong
2,114xDibaca
Veri Mulyono
PENULIS
Veri Mulyono

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:52 WIB

KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Satu Dekade Tanpa Pajak, Toko Emas di Bangkalan Didemo APMP Jatim ke Polda

Baca Berita Terpopuler