Syamhari Dorong Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Pamekasan Lewat Program Pertanian Produktif

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Pamekasan terus mendorong program pembinaan yang tidak berhenti pada masa menjalani hukuman.

Melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas, warga binaan yang masa hukumannya hampir berakhir mulai dibekali keterampilan pertanian sebagai bekal untuk kembali dan berbaur di tengah masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kelompok Tani Sanren Pamekasan, dengan dukungan berbagai pihak dalam penyediaan fasilitas, pendampingan, hingga dukungan permodalan.

Sabar menjelaskan, program tersebut diarahkan kepada warga binaan yang sudah mendekati masa bebas.

Mereka dilibatkan secara langsung dalam kegiatan pertanian agar memiliki pengalaman dan keterampilan yang dapat diterapkan setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Menurutnya, pembinaan tersebut bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu selama berada di Lapas. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi bentuk pembinaan yang tepat guna sekaligus berhasil guna.

Warga binaan yang hampir pulang ini kita libatkan agar ketika kembali ke masyarakat mereka bisa membawa keterampilan yang didapat selama mengikuti program,” ujar Sabar.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan transfer pengetahuan dari Kelompok Tani Sanren, mulai dari cara memilih benih, teknik pemupukan, hingga tata cara pengelolaan lahan pertanian.

Sabar menegaskan, keterampilan tersebut diharapkan menjadi modal sosial dan ekonomi bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Harapannya, ketika mereka pulang nanti, mereka tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga keterampilan yang bisa dikembangkan di masyarakat,” katanya.

Program ini juga telah memasuki panen perdana, yang diharapkan menjadi pijakan untuk pengembangan program pada tahap berikutnya. Keberhasilan panen pertama menjadi rujukan untuk membuka peluang pemanfaatan lahan yang lebih luas.

Sementara itu, Syamhari selaku Direktur External menyampaikan bahwa keberlanjutan program pemberdayaan menjadi hal penting agar pembinaan terhadap warga binaan benar-benar memberikan manfaat nyata.

Menurutnya, kolaborasi antara pihak Lapas, kelompok tani dan para pendukung program harus terus diperkuat sehingga pemanfaatan lahan tidak berhenti pada satu kali panen.

Panen pertama ini menjadi rujukan untuk membuka lahan baru. Mudah-mudahan program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar,” ungkapnya.

Program tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan di dalam Lapas dapat diarahkan pada peningkatan keterampilan dan kemandirian. Dengan bekal pengetahuan pertanian yang diperoleh, warga binaan diharapkan memiliki pilihan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat.

Ke depan, pengembangan lahan dan perluasan kerja sama diharapkan mampu menjadikan program pertanian tersebut sebagai model pembinaan yang berkelanjutan—bukan hanya menghasilkan panen, tetapi juga mempersiapkan manusia agar siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan kepercayaan diri.

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
Diduga Pakai Beton Non-Pabrikan, Proyek Jalan Madupat-Omben Senilai Miliaran Rupiah Disorot
KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Satu Dekade Tanpa Pajak, Toko Emas di Bangkalan Didemo APMP Jatim ke Polda
Dugaan Cinta Terlarang di Ruang Kerja, Oknum Kepala Puskesmas di Sampang Diamankan Polisi Usai Digerebek Suami Bawahan
Menembus Malam Demi Setetes Air, Petugas BPBD Sampang Tak Tega Lihat Ember Warga Kosong
3,769xDibaca
Veri Mulyono
PENULIS
Veri Mulyono

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:52 WIB

KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Satu Dekade Tanpa Pajak, Toko Emas di Bangkalan Didemo APMP Jatim ke Polda

Baca Berita Terpopuler