SAMPANG, RADAR EXPOSE – Mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan durasi lama kini kembali menjadi rutinitas pahit bagi para sopir dan pengendara di Kabupaten Sampang.
Pemandangan Antrean truk dan mobil yang berjejer hingga 400 meter memadati Jalan Jaksa Agung Suprapto, mulai dari pintu masuk lokasi SPBU 54 692 02, Pliyang, hingga depan kantor Dinas Perikanan Sampang,.
Akibatnya, separuh badan akses jalan nasional tergerus, menjadi bukti nyata sulitnya mendapatkan Solar dan Pertalite bersubsidi di daerah ini.
Akibat antrean yang membeludak, separuh akses jalan nasional terpaksa tergerus oleh barisan kendaraan.
Bagi Sureh, warga Kelurahan Gunung Sekar, situasi ini sudah masuk tahap mengganggu mata pencarian. Jadwal kerjanya berantakan akibat waktu yang habis terbuang di aspal jalanan SPBU.
“Kemarin (18/10) mau ngisi tapi gak kuat lihat antreannya. Saya coba datang hari ini (19/10) jam 9 pagi, ternyata sama saja, mengular juga. Dampaknya waktu kerja saya terpangkas, tidak bisa fokus ke pekerjaan lain,” cetus Sureh dengan raut wajah kecewa, pada Senin (19/10/2026) pagi.
Ironisnya, kepanikan warga di lapangan berbanding terbalik dengan pernyataan resmi PT Pertamina Jatim Balinus. Ahad Rahedi menyatakan bahwa dari hulu, pasokan BBM tidak memiliki masalah sama sekali.
“Stok di Terminal kami di Jawa Timur dalam posisi terjaga dan tersedia,” jelas Ahad.
Namun, mengapa tangki SPBU kerap kosong dan antrean terus mengular jika stok aman? Pertamina mengaku masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait rantai distribusinya.
“Kami coba cek update distribusi per hari ini,” tambah Ahad singkat, menyisakan tanda tanya besar bagi para pengendara yang masih terjebak di tengah antrean.
Misteri penyebab kelangkaan di tingkat pengecer ini pun kian kabur. Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen SPBU Pliyang yang coba dikonfirmasi melalui pengawas lapangan masih memilih bungkam dan belum memberikan jawaban apa pun terkait penyebab pasti antrean yang terus mengular tersebut.


































