Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

SAMPANG (RADAR EXPOSE) – Aksi pembunuhan terjadi di Jalan Proyek, Dusun Pesisir, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, pada Kamis (10/9/2026) pukul 02.00 WIB.

Nurhasan (53 thn), seorang nelayan  asal Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, ditemukan tewas dengan kondisi luka penuh luka akibat sabetan senjata tajam di sekujur tubuh.

Diduga, korban diserang orang tak dikenal (OTK) saat hendak pulang melaut.

“Korban meninggal dunia di tempat,” terang Kasi Humas Polres Sampang AKBP Eko Puji Waluyo, pada Kamis (10/9/2026).

Eko mengungkap, insiden ini terjadi saat korban hendak mengambil sepeda motor miliknya usai mencari ikan di laut. Pelaku menghadang korban dan langsung menyerang korban secara brutal.

“Korban mengalami luka robek di kepala kiri, pipi kiri, bahu kanan, hingga perut bagian depan,” jelasnya.

Polisi, lanjut Eko, berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB), antara lain 1 unit sepeda motor merk Honda Supra X warna hitam Nopol L 3881 EZ, 1 buah tas warna  hitam milik korban berisi handphone merk Oppo, dan uang sejumlah Rp 888 ribu.

Saat itu juga korban dievakuasi ke RSMZ Sampang guna menjalani visum.

“Korban divisum untuk memastikan penyebab kematiannya,” ujar Eko.

Saat ini, pihak kepolisian sedang memburu pelaku yang melarikan diri usai melakukan aksinya.

“Identitas maupun motif pelaku masih dalam penyelidikan tim Reskrim,” tandasnya.

(mds)

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang
Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan
JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
Diduga Pakai Beton Non-Pabrikan, Proyek Jalan Madupat-Omben Senilai Miliaran Rupiah Disorot
KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Kasus Anak 12 Tahun di Tlanakan Bergulir ke Pengadilan, Tiga Tersangka Segera Disidangkan
8,898xDibaca
Acung
PENULIS
Acung

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:52 WIB

KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia

Baca Berita Terpopuler