KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Radar Expose – Panggung catur internasional kembali digemparkan oleh prestasi luar biasa dari tanah Madura.

Muhlis, seorang pecatur tunarungu berbakat asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sukses mengukir sejarah manis bagi Indonesia setelah membawa pulang dua medali dari ajang Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026 yang diselenggarakan di Penang, Malaysia, pada 3–10 Oktober 2026.

Tampil tangguh di bawah tekanan kompetisi tingkat Asia Pasifik, Muhlis berhasil menyabet medali perak di kategori catur kilat.

Ia tampil mengesankan dengan mengoleksi 10 poin dari 11 babak, sebuah pencapaian yang menyamai torehan poin pecatur tuan rumah, Leong Ee Hern, yang menempati podium pertama.

Tidak berhenti di situ, Muhlis kembali mempersembahkan medali perunggu pada kategori catur standar dengan raihan 3,5 poin dan performa rating 2011.

Keberhasilan luar biasa ini memicu gelombang apresiasi tinggi di dalam negeri.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sampang, H. Abdul Wasik, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas dedikasi atlet disabilitas andalan mereka.

“Saya ucapkan rasa syukur Alhamdulillah atas prestasi dan capaian atlet disabilitas catur saudara Muhlis yang sudah mengharumkan nama Sampang dan Jawa Timur mewakili Indonesia di ajang internasional champion se-Asia Pasifik,” ujar H. Abdul Wasik dengan penuh takzim, pada Jumat (9/10/2026).

Lebih lanjut, H. Abdul Wasik menaruh harapan besar pada masa depan karier Muhlis. Ia mendorong sang pecatur untuk tidak cepat berpuas diri dan memasang target yang lebih tinggi ke depannya.

KONI Sampang sangat berharap langkah Muhlis tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus melaju pesat menuju ajang resmi internasional yang lebih tinggi, seperti Asian Games hingga Olimpiade catur disabilitas dunia.

“Teruslah melaju pesat dan jangan merasa puas dengan capaian sekarang,” pesan H. Abdul Wasik menyemangati.

Suasana haru juga menyelimuti jajaran pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sampang. Ketua Percasi Sampang, Hamiduddin, menyambut pencapaian luar biasa anak asuhnya ini dengan penuh rasa bangga.

Prestasi kontingen Indonesia di Penang pun semakin lengkap berkat performa apik rekan setim Muhlis, Ainur Rofiq, yang berhasil mengamankan peringkat keempat pada kategori catur standar dan finis di posisi kesembilan pada kategori catur kilat.

Keberhasilan Muhlis menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik tidak pernah menjadi dinding penghalang untuk menaklukkan dunia.

Bagi masyarakat Sampang, raihan dua medali ini bukan sekadar angka di atas papan skor, melainkan sebuah suntikan inspirasi nyata: bahwa lewat kerja keras dan ketekunan, nama Indonesia bisa bergema lantang di panggung global.

(Acung)

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

BIP Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Bersama 3.000 Santri Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah
Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang
Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan
JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
Diduga Pakai Beton Non-Pabrikan, Proyek Jalan Madupat-Omben Senilai Miliaran Rupiah Disorot
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Kasus Anak 12 Tahun di Tlanakan Bergulir ke Pengadilan, Tiga Tersangka Segera Disidangkan
737xDibaca
Acung
PENULIS
Acung

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WIB

BIP Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Bersama 3.000 Santri Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Baca Berita Terpopuler