Gelar FTBI 2026, Disdik Sampang Ajak Generasi Muda Lestarikan Bahasa Madura

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Yusuf, menyerahkan piala dan piagam kepada salah satu pemenang lomba Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 di pelataran gedung SMPN 4 Sampang, pada Rabu (30/9/2026) FOTO: Acung/RADAR EXPOSE.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Yusuf, menyerahkan piala dan piagam kepada salah satu pemenang lomba Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 di pelataran gedung SMPN 4 Sampang, pada Rabu (30/9/2026) FOTO: Acung/RADAR EXPOSE.

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

SAMPANG, RADAR EXPOSE – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Madura tingkat Kabupaten Sampang resmi digelar di UPTD SMPN 4 Sampang, Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, pada Rabu (30/9/2026).

Ajang bergengsi ini menjadi langkah strategis Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang untuk merawat dan melestarikan warisan leluhur di tengah gempuran era digital.

Menjaga Marwah Bahasa Ibu di Era Digital

Plh. Kepala Dinas Pendidikan Sampang, Raden Roro Dewi Trisna, menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah merupakan fondasi utama dalam membangun karakter dan rasa nasionalisme anak bangsa.

“Tujuan besarnya adalah melestarikan budaya daerah, terutama bahasa ibu,” ujar Dewi saat membuka acara.

Ia juga mendorong integrasi budaya lokal ke dalam kegiatan sekolah serta pemanfaatan media sosial agar potensi generasi muda Madura semakin dikenal luas.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana FTBI Sampang, Feri Darmanto Setia Budi, mengingatkan agar generasi muda tidak pernah merasa malu menggunakan bahasa Madura.

“Kita harus bangga! jangan malu menggunakan bahasa Madura,” tegas Feri.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim tahun 2014, bahasa Madura telah ditetapkan sebagai mata pelajaran wajib dari tingkat TK hingga SMP.

Menghadapi tantangan ketergantungan anak pada gawai (gadget), Feri tetap optimistis bahwa inovasi dan tekad kuat dapat menjadi kunci keberhasilan pembiasaan bahasa daerah di lingkungan sehari-hari.

Perebutan Tiket ke Tingkat Provinsi

Ajang seleksi ketat ini diikuti oleh total 204 peserta terbaik dari tingkat kecamatan, yang terdiri atas 80 siswa tingkat SD dan 124 siswa tingkat SMP dari berbagai sekolah negeri maupun swasta.

Terdapat 7 cabang perlombaan yang dipertandingkan dalam festival ini:

  • Carakan Madura
  • Pidato Bahasa Madura
  • Menulis Cerita Pendek (Cerpen)
  • Membaca Puisi
  • Mendongeng
  • Tembang
  • Komedi Tunggal

Nantinya, para juara pertama dari setiap cabang lomba berhak melaju mewakili Kabupaten Sampang di ajang FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kompetisi tingkat provinsi tersebut akan mempertemukan perwakilan dari wilayah Madura serta kabupaten lain seperti Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso.

(Acung)

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang
Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan
JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
Diduga Pakai Beton Non-Pabrikan, Proyek Jalan Madupat-Omben Senilai Miliaran Rupiah Disorot
KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Kasus Anak 12 Tahun di Tlanakan Bergulir ke Pengadilan, Tiga Tersangka Segera Disidangkan
9,649xDibaca
Acung
PENULIS
Acung

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:52 WIB

KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia

Baca Berita Terpopuler