DOMPET PEKERJA IKUT DIET Rp670 RIBU, OWNER BELUM BUKA SUARA!

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — RADAR MEDIA RAEXPOSE — Gaji pokok pekerja bagian pengiriman barang disebut turun dari Rp2 juta menjadi Rp1.330.000. Selisih Rp670 ribu ini memunculkan pertanyaan: apa dasar perhitungannya?

Menurut keterangan pekerja, perubahan tersebut dikaitkan dengan alasan “margin kurang”. Kalau margin kurang, jangan sampai penjelasan juga ikut kekurangan!

Radar Media RaExpose telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak owner CV Sinsea Zerliana dan CV Zarliana Bersatu. Namun, hingga berita ini disusun, redaksi belum menerima tanggapan resmi.

Disnaker jangan cuma jadi penonton! Radar Media RaExpose mendesak Disnaker memanggil manajemen kedua perusahaan untuk meminta penjelasan dan memeriksa dokumen pengupahan.

Sebab, bagi perusahaan, Rp670 ribu mungkin sekadar angka. Bagi pekerja, jumlah itu bisa berarti uang belanja dan kebutuhan keluarga. Dompet pekerja bukan tempat uji coba program pengurangan berat badan!

Persoalan ini perlu diperiksa berdasarkan bukti, bukan asumsi. Jika kebijakan tersebut sesuai aturan, manajemen perlu menjelaskan dasarnya. Jika ditemukan pelanggaran, tindak lanjuti sesuai ketentuan.

Hingga berita ini diterbitkan, ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi kedua perusahaan.

Radar Media RaExpose menegaskan: jika margin disebut kurang, jangan sampai transparansi ikut berkurang. Gaji boleh dihitung, tetapi hak pekerja harus dijelaskan!

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

Izin Cafe AGN Signature Masih Gantung, DPMPTSP: Ibarat Motor Tanpa STNK
Krisis Kekeringan, FSS Salurkan Satu Juta Liter Air Bersih, Sasar 7 Kecamatan
Abaikan Teguran Konsultan, Kontraktor Proyek Jalan Madupat–Omben Nekat Pasang U-Ditch dan Agregat Tak Sesuai Spek
ROKOK MARBOL DISOROT, WHATSAPP SEKRETARIS KWI DIDUGA DIBLOKIR! KETUA KWI SENTIL BEA CUKAI: JANGAN JADI MACAN OMPONG
Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang
Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan
JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
159xDibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:03 WIB

DOMPET PEKERJA IKUT DIET Rp670 RIBU, OWNER BELUM BUKA SUARA!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Izin Cafe AGN Signature Masih Gantung, DPMPTSP: Ibarat Motor Tanpa STNK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Krisis Kekeringan, FSS Salurkan Satu Juta Liter Air Bersih, Sasar 7 Kecamatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Abaikan Teguran Konsultan, Kontraktor Proyek Jalan Madupat–Omben Nekat Pasang U-Ditch dan Agregat Tak Sesuai Spek

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:22 WIB

ROKOK MARBOL DISOROT, WHATSAPP SEKRETARIS KWI DIDUGA DIBLOKIR! KETUA KWI SENTIL BEA CUKAI: JANGAN JADI MACAN OMPONG

Baca Berita Terpopuler