Di Tengah Kekeringan, KWI Hadir Berbagi Air Bersih untuk Santri, Wujud Kepedulian dan Amal

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — Ketika air bersih menjadi kebutuhan yang semakin sulit diperoleh akibat kekeringan, Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) memilih hadir langsung di tengah masyarakat.

Kepedulian itu diwujudkan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada Pondok,Pamekasan, yang turut terdampak kondisi kekeringan.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian KWI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya para santri yang setiap hari membutuhkan air untuk minum, mandi, berwudu, memasak, serta berbagai aktivitas di lingkungan pesantren.

Di tengah keterbatasan sumber air akibat musim kemarau, pasokan air bersih bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi kebutuhan mendasar yang sangat berarti bagi keberlangsungan aktivitas para santri dan pengasuh pondok pesantren.

Ketua KWI menegaskan, kehadiran insan pers di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemberitaan, tetapi juga melalui kepedulian nyata ketika masyarakat menghadapi persoalan.

Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi bagi santri dan pondok pesantren yang sedang membutuhkan air, mudah-mudahan bisa memberikan manfaat.

Kami ingin KWI hadir bukan hanya menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga ikut merasakan dan membantu ketika masyarakat membutuhkan,ujarnya.

Menurutnya, persoalan kekeringan tidak bisa dipandang sebagai persoalan satu pihak saja. Keterbatasan air bersih menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat sehingga membutuhkan kepedulian dan gotong royong dari berbagai elemen.

KWI pun mengajak seluruh pihak yang memiliki kemampuan dan kepedulian untuk bersama-sama membantu pondok pesantren maupun masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Bagi para santri, bantuan tersebut memiliki arti penting.
Sebab, ketersediaan air merupakan bagian tidak terpisahkan dari aktivitas mereka selama menuntut ilmu dan menjalani kehidupan di lingkungan pesantren.

Pihak pondok pesantren menyampaikan apresiasi atas kepedulian KWI. Bantuan air bersih dinilai sangat membantu meringankan kebutuhan pesantren, terutama di tengah kondisi sumber air yang terbatas.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan KWI tidak berhenti pada aktivitas jurnalistik. Kepedulian terhadap persoalan sosial menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara insan pers dan masyarakat.

KWI berharap penyaluran air bersih dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak, sehingga masyarakat dan pondok pesantren yang terdampak kekeringan tidak merasa menghadapi persoalan tersebut sendirian.

Di saat air menjadi barang yang sulit didapat, setetes kepedulian bisa menjadi sangat berarti. Dan bagi KWI, kepedulian itu bukan sekadar kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

BIP Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Bersama 3.000 Santri Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah
Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang
Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan
JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Kasus Anak 12 Tahun di Tlanakan Bergulir ke Pengadilan, Tiga Tersangka Segera Disidangkan
3,872xDibaca
Veri Mulyono
PENULIS
Veri Mulyono

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WIB

BIP Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Bersama 3.000 Santri Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Baca Berita Terpopuler