JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Oplus_131072

Oplus_131072

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

SAMPANG, RADAR EXPOSE  – Jalur Lingkar Selatan (JLS) Sampang kembali memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan maut berdarah yang melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dan mobil pick up Mitsubishi L300 terjadi di Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang, pada Sabtu (10/10/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Tragedi adu banteng ini, berlangsung begitu cepat. Benturan keras antara motor bernomor polisi L-6180-DAO dan pick up bernomor polisi M-8674-WD tersebut mengakibatkan satu orang pembonceng motor tewas di tempat, sementara sang pengendara mengalami luka yang sangat parah.

Menurut keterangan resmi Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, insiden mengerikan ini diduga kuat akibat pengendara motor kehilangan fokus.

“Sepeda motor awalnya melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga hilang konsentrasi hingga motornya oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan,” ungkap AKP Sulaiman, pada Sabtu (10/10/2026).

Nahas, pada saat yang bersamaan, pikap Mitsubishi L300 yang dikemudikan oleh Moh Jeky Wahyudi (25) melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat di jalur cepat tersebut sama sekali tidak bisa dihindari.

Pengendara motor yang diidentifikasi sebagai Salman Al Farisi (17), warga Desa Plakaran, Jrengik, langsung tumbang dan mengalami luka berat akibat benturan. Sementara itu, rekan yang diboncengnya mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Pengemudi pikap sendiri dilaporkan selamat tanpa luka berarti.

Warga sekitar yang histeris langsung berusaha memberikan pertolongan. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi kedua korban ke RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang.

Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Sampang masih melakukan penyelidikan mendalam di TKP dan mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti.

Total kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp5 juta. Kepolisian kembali mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu menjaga fokus demi menghindari tragedi serupa di jalan raya.

(Acung)

 

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

BIP Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Bersama 3.000 Santri Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah
Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang
Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
Diduga Pakai Beton Non-Pabrikan, Proyek Jalan Madupat-Omben Senilai Miliaran Rupiah Disorot
KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Kasus Anak 12 Tahun di Tlanakan Bergulir ke Pengadilan, Tiga Tersangka Segera Disidangkan
5,111xDibaca
Acung
PENULIS
Acung

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WIB

BIP Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Bersama 3.000 Santri Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Baca Berita Terpopuler