Dugaan Cinta Terlarang di Ruang Kerja, Oknum Kepala Puskesmas di Sampang Diamankan Polisi Usai Digerebek Suami Bawahan

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

SAMPANG, RADAR EXPOSE – Jagat publik Kabupaten Sampang dihebohkan oleh dugaan skandal perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum Kepala Puskesmas Robatal berinisial dr. BI dengan anak buahnya sendiri, seorang oknum Bidan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AA.

Cinta terlarang sesama abdi negara ini kembali terbongkar setelah suami sah dari AA berinisial F melakukan penggerebekan langsung di ruang kerja oknum dokter tersebut pada Kamis (8/10/2026).

Aksi penggerebekan di dalam fasilitas kesehatan milik pemerintah ini sontak memicu kegemparan.

Menurut penuturan F, ini merupakan kali kedua perselingkuhan istrinya dengan sang atasan ketahuan. Sebelumnya, riak asmara terlarang ini sempat terendus pada April 2026 lalu.

Kala itu, kedua terduga pelaku bahkan sudah menandatangani surat pernyataan di atas materai yang berjanji tidak akan mengulangi perbuatan mereka.

Namun sayang, komitmen di atas kertas itu tampaknya hanya menjadi angin lalu. Keduanya nekat kembali memadu kasih, bahkan memanfaatkan ruang kerja di kantor tempat mereka bertugas sebagai lokasi pertemuan.

“Ini yang kedua kalinya. Sebelumnya sudah ketahuan dan ada surat pernyataan di atas materai pada April lalu untuk tidak mengulangi. Tapi ternyata mereka masih mengulangi perbuatan yang sama di kantor,” ungkap F dengan nada kecewa, Kamis (8/10/2026).

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga kondusivitas, pihak kepolisian bergerak cepat ke lokasi kejadian. Petugas langsung mengamankan oknum Kepala Puskesmas dan AA tersebut ke Mapolres Sampang.

Saat ini, oknum dokter tersebut tengah menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolres Sampang , sementara AA sedang menjalani visum dengan didampingi petugas kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, baik dari sisi hukum maupun potensi pelanggaran kode etik berat sebagai ASN.

(Acung)

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang
Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan
JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
Diduga Pakai Beton Non-Pabrikan, Proyek Jalan Madupat-Omben Senilai Miliaran Rupiah Disorot
KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Kasus Anak 12 Tahun di Tlanakan Bergulir ke Pengadilan, Tiga Tersangka Segera Disidangkan
30,707xDibaca
Acung
PENULIS
Acung

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:52 WIB

KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia

Baca Berita Terpopuler