Dana Desa Karang Penang Oloh Rp870 juta Disorot, Inspektorat Didesak Gelar Audit

☕ Baca Berita, Jangan Lupa Traktir Kopi
››

Gambar ini menggunakan aplikasi IA

Gambar ini menggunakan aplikasi IA

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

SAMPANG, RADAR EXPOSE – Pengelolaan Dana Desa di Desa Karangpenang Oloh, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, kini tengah berada di bawah radar tajam masyarakat.

Alih-alih berjalan senyap, warga setempat kini vokal mendesak Inspektorat Kabupaten Sampang untuk segera turun langsung melakukan audit investigatif terhadap anggaran bernilai fantastis tersebut.

Tak tanggung-tanggung, warga menuntut transparansi total atas dua pos anggaran raksasa dengan akumulasi mencapai Rp870,37 juta.

Angka tersebut mencakup empat proyek konstruksi fisik senilai Rp500,8 juta serta penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebesar Rp369,57 juta yang realisasinya dinilai masih abu-abu.

Ahmad, seorang warga setempat, menegaskan bahwa audit tidak boleh hanya dilakukan di atas kertas. Ia meminta tim auditor memeriksa langsung kecocokan antara laporan administrasi, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan kondisi riil di lapangan.

“Pekerjaan fisiknya juga perlu dicek langsung, sesuaikan antara laporan, volume pekerjaan, dan kondisi di lapangan,” ujar Ahmad dengan nada mendesak, pada Selasa (6/10/2026).

Dari total pagu anggaran desa sebesar Rp1,5 miliar, sorotan tajam mengarah pada empat proyek infrastruktur di empat dusun berbeda yang totalnya menelan biaya Rp500.801.820. Warga menuntut pengecekan volume dan kualitas konstruksi pada titik-titik berikut:

Dusun Seben: Proyek jalan setapak rabat beton (volume 155m x 1m x 0,15m) dengan realisasi anggaran Rp47.761.820.

Dusun Jaah: Pembangunan jembatan desa (ukuran 23,5m x 6m) yang menyerap dana Rp68.319.000.

Dusun Duwek Ondung: Proyek jalan rabat beton (panjang 238m, lebar 2,7m, tebal 0,20m) dengan realisasi terbesar mencapai Rp201.612.000.

Dusun Bungcarbe: Proyek serupa berupa jalan rabat beton (panjang 227m, lebar 2,7m, tebal 0,20m) senilai Rp183.109.000.

Selain infrastruktur, pos anggaran yang tidak kalah memicu tanda tanya besar adalah suntikan modal BUMDes sebesar Rp369.571.000.

Dana yang sedianya dialokasikan untuk sektor usaha peternakan tersebut kini digugat warga agar diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kejelasan pengelolaan usaha hingga keberadaan asetnya saat ini.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Penjabat (PJ) Kepala Desa Karangpenang Oloh, Arif. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan memilih bungkam dan belum memberikan respons terkait polemik pengelolaan dana desa maupun modal BUMDes tersebut.

Di sisi lain, pihak Inspektorat Kabupaten Sampang terkesan berhati-hati. Saat dimintai konfirmasi, institusi pengawas tersebut meminta media untuk melayangkan surat resmi terlebih dahulu sebelum mereka mengambil langkah tindak lanjut atas informasi dan keluhan yang berkembang di masyarakat.

HAK JAWAB
Sampaikan hak jawab dan klarifikasi atas pemberitaan melalui WhatsApp resmi redaksi kami.
Kirim via WhatsApp

Berita Terkait

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang
Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan
JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat
Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak
Diduga Pakai Beton Non-Pabrikan, Proyek Jalan Madupat-Omben Senilai Miliaran Rupiah Disorot
KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia
Gagal Kelabui Polisi! Dua Pria Jember Dicegat di Torjun, Bawa Sabu Ratusan Juta di Dasbor Mobil
Rp659 Juta Bikin Alis Terangkat, Jawaban Ditunggu Sampai Jempol Keriting!
3,312xDibaca
Raden Mas Wirno
PENULIS
Raden Mas Wirno

Penulis dan kontributor radarexpose.co.id.

Hoĩry Ørlåndo
EDITOR
Hoĩry Ørlåndo

Editor radarexpose.co.id.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Diduga Terjerat Skandal Asmara dengan Staf Bidan, Kapus Robatal Bakal Dipanggil Dinkes KB Sampang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Bukan Ujian Sekolah! Dua Kasus Ini Jadi Ujian Nyata Kapolres Pamekasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

JLS Makan Korban: Adu Banteng Scoopy vs L300 Tak Terelakkan, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Proyek Pagar Labkesmas Rp530 Juta Disorot, Kontraktor Diduga Abaikan Metode Kerja, Beton Sloof Retak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:52 WIB

KONI Sampang Bangga, Berharap Muhlis Melaju Pesat Menuju Olimpiade Catur Dunia

Baca Berita Terpopuler